0 Comments

Mesin deep fryer listrik adalah investasi penting untuk usaha gorengan. Satu kesalahan operasional bisa memicu konslet, minyak meledak atau biaya service melonjak. Memahami kesalahan paling sering terjadi beserta solusinya jadi penting supaya peralatan tetap produktif dan aman.

Kesalahan Penggunaan Mesin Deep Fryer Listrik

Dalam operasional dapur, deep fryer listrik menjadi salah satu alat penting untuk menghasilkan gorengan yang matang merata. 

Namun, penggunaan yang kurang tepat sering kali menimbulkan masalah, mulai dari hasil masakan yang tidak maksimal hingga risiko kerusakan pada mesin. 

Berikut beberapa kesalahan umum yang perlu diperhatikan saat menggunakan mesin deep fryer listrik yang bisa dihindari:

  1. Menghidupkan Tanpa Pre-Heat yang Benar

Banyak pengguna meletakkan ayam atau kentang begitu saklar ON. Padahal, mesin deep fryer listrik butuh waktu 8–12 menit mencapai 170 °C tergantung watt-nya. 

Minyak yang belum cukup panas membuat lapisan luar tidak cepat mengeras, akibatnya makanan menyerap minyak, jadi lembek dan boros bahan baku.

  1. Membebani Keranjang Hingga Penuh Sesak

Tergiur produksi cepat, keranjang sering dipadatkan. Padahal massa dingin yang masuk menurunkan suhu minyak 20–30 °C dalam hitungan detik. 

Suhu rendah memicu tekstur gorengan jadi berminyak dan waktu goreng lebih lama. Isi maksimal ½–⅔ volume keranjang dan goreng dalam dua putaran agar suhu tetap stabil.

  1. Minyak Bekas Tidak Disaring & Dipakai Berulang Kali

Partikel kecil gorengan yang tidak disaring, menghasilkan senyawa akrilamid yang berpotensi karsinogen serta menaikkan viskositas minyak. Kondisi itu memaksa pemanas deep fryer bekerja lebih keras, akhirnya umur mesin turun. 

Solusinya, saring minyak tiap tutup gerai, batasi 6–8 kali penggorengan untuk minyak sayur. Saringan khusus membantu menangkap remahan kecil agar minyak tetap bersih.

  1. Menyalakan Fryer di Tempat Lembap atau Dekat Air

Uap air dari penggorengan atau lantai basah mudah masuk ke kotak kontrol. Kabel yang terkorosi menambah risiko konslet. Letakkan fryer minimal 15 cm dari dinding, pastikan kipas exhaust berfungsi dan gunakan alas karet antiselip.

  1. Tidak Mengecek Termostat Berkala

Kegagalan pemanasan umumnya berasal dari supply listrik tidak stabil dan termostat yang macet. Solusinya kalibrasi termostat 6 bulan sekali. Bila suhu loncat ±10 °C, ganti probe atau kontak relay.

  1. Melupakan Perawatan Bagian Penting

Dua komponen yang sering terlupakan adalah filter minyak dan kabel listrik. Filter minyak yang kotor tidak hanya mengurangi kualitas minyak tetapi juga membuat makanan beraroma tidak sedap. 

Bersihkan atau ganti filter minyak secara berkala. Periksa juga kabel listrik dari waktu ke waktu untuk memastikan tidak ada yang terkelupas atau rusak, dan ganti segera jika ditemukan kerusakan untuk menghindari korsleting.

Mesin deep fryer listrik hanya akan awet bila dipakai sesuai aturan. Jika sudah tahu kesalahan apa saja yang harus dihindari, produksi gorengan yang renyah, hemat listrik dan minim resiko kebakaran jadi lebih mudah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts